Tampilkan postingan dengan label Ekonomi Pembangunan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ekonomi Pembangunan. Tampilkan semua postingan

Pengaruh Kualitas Layanan Dan Nilai Nasabah Terhadap Kepuasan Nasabah (studi kasus pada Bank BNI Syariah Cabang Medan)

Latar Belakang
Krisis ekonomi yang berkepanjangan di Indonesia telah melumpuhkan sebagian besar dunia usaha. Salah satu yang menerima dampak berat menghadapi kondisi saat ini yaitu sektor perbankan. Dengan kondisi tersebut, maka perbankan dituntut untuk semakin mengoptimalkan pelayanan kepada nasabah agar kepuasan nasabah tetap terjaga. Bisnis perbankan merupakan bisnis jasa yang berdasar pada asas kepercayaan sehingga masalah kualitas pelayanan dan nilai nasabah menjadi faktor yang sangat menentukan keberhasilan bisnis ini. 

Kepuasan pelanggan sangat diperhatikan oleh perusahaan karena akan berdampak pada kinerja penjualan. Kotler  (2001:188) menyatakan bahwa, pelanggan yang merasa puas akan membeli ulang, dan mereka akan memberitahu orang mengenai pengalaman baik tentang produk itu. Kepuasan pelanggan berkontribusi pada sejumlah aspek krusial, seperti terciptanya loyalitas pelanggan, meningkatnya reputasi perusahaan, berkurangnya elastisitas harga, berkurangnya biaya transaksi masa depan dan meningkatnya efisiensi dan produktivitas karyawan, (Tjiptono, 2004:34).

Kualitas pelayanan akan dihasilkan oleh operasi yang dilakukan  oleh perusahaan, dan keberhasilan proses operasi perusahaan ini ditentukan oleh banyak faktor, antara lain faktor karyawan, sistem, teknologi, dan keterlibatan nasabah. Bisnis bank selalu berada dalam lingkungan industri yang kompetitif. Di zaman yang semakin modern ini, bank-bank telah yang telah memiliki nama besar selalu berusaha mengoptimalkan tingkat  ekonomi, menciptakan strategi dalam  menciptakan pandangan dan berusaha merengkuh nasabah semaksimal mungkin.

Banyak bank yang berlomba-lomba untuk memberikan  premium  service  untuk menarik dan memperhatikan nasabahnya serta berusaha untuk lebih unggul dari bank-bank lainnya.  Untuk dapat memenangkan persaingan penghimpunan dana masyarakat, pihak bank harus mampu membaca dan memahami kebutuhan dan keinginan nasabah.

Bank menghadapi tantangan untuk memenuhi kebutuhan nasabah yang semakin modern dan kemajuan teknologi telah membawa dampak pada perubahan perilaku nasabah terhadap dunia perbankan nasional, terutama pada  value  (nilai) yang diinginkan nasabah bank. Keinginan nasabah ini akan memaksa bank untuk
dapat memberikan nilai kepustakaan terhadap nasabahnya. Salah satu cara utama mendifferensiasikan pada sebuah perusahaan jasa adalah memberikan jasa berkualitas lebih tinggi dari pesaing secara konsisten. Kuncinya adalah memenuhi atau melebihi harapan kualitas  jasa pelanggan sasaran,  (Kotler,  1997:563).
Pengukuran kualitas layanan oleh  Senoaji (2008:22) pada riset eksplanatorinya, menjelaskan layanan dan faktor-faktor yang  menentukannya. Dalam penelitian tersebut  didefinisikan bahwa kualitas layanan sebagai derajat ketidakcocokan antara harapan normatif pelanggan pada jasa dan persepsi pelanggan pada kinerja
layanan yang diterima. 

Perumusan Masalah Berdasarkan dari uraian di atas, maka perumusan masalah dalam  penelitian ini adalah:
1. Apakah kualitas layanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan nasabah Bank BNI Syariah Cabang Medan? 
2. Apakah nilai nasabah berpengaruh positif dan signifikan  terhadap kepuasan nasabah Bank BNI Syariah Cabang Medan?
3. Apakah kualitas layanan dan nilai nasabah berpengaruh  positif dan signifikan terhadap nasabah Bank BNI Syariah Cabang Medan?
 
Tujuan Penelitian Berdasarkan latar belakang  dan perumusan masalah di atas, maka secara umum tujuan penelitian ini adalah:
1.  Untuk menganalisis pengaruh kualitas layanan terhadap kepuasan nasabah
Bank BNI Syariah. 2. Untuk menganalisis pengaruh nilai nasabah terhadap kepuasan nasabah Bank BNI Syariah.
3. Untuk menganalisis pengaruh kualitas layanan dan nilai nasabah terhadap kepuasan nasabah Bank BNI Syariah.
 
Manfaat Penelitian Hasil penelitian ini diharapkan memiliki manfaat:
1. Bagi penulis, penelitian ini dapat bermanfaat untuk meningkatkan pemahaman penulis tentang pengaruh kualitas layanan,  nilai nasabah terhadap kepuasan nasabah Bank Syariah.
2. Bagi Bank Syariah Cabang Medan, penelitian ini dapat memberikan sumbangan pemikiran bagi praktisi perbankan dalam hal kualitas layanan dan nilai nasabah.
3. Dapat menjadi referensi bagi pembaca dan dapat memberikan informasi bagi penulis lain dalam penelitian selanjutnya.
  
Full Credit: Tiara Sekar Ayu


Analisis Pengaruh Faktor Fundamental Terhadap Harga Saham Perbankan BUMN

Latar Belakang  
Sebuah negara  yang memiliki keuangan yang kuat dan modern, berarti telah memiliki perubahan pola pikir tentang  uang dan pengalokasiannya. Hal ini menjadi sangat di perlukan dalam menopang perekonomian yang modern. Sektor Perbankan merupakan salah satu sektor ekonomi yang berperan aktip dalam pembangunan ekonomi, yang diharapkan dapat meningkatkan peran serta  dalam mewujudkan perkembangan industri ekonomi yang diharapkan akan berkembang dengan pesat guna menghadapi persaingan global dan perkembangan investasi dewasa ini telah demikian pesatnya terutama pada pasar keuangan di Indonesia. Hal ini ditandai dengan jumlah  transaksi perusahaan go public yang terus bertambah, yang pada dasarnya investasi adalah suatu aktivitas untuk menempatkan dana dengan harapan untuk memperoleh tambahan atau keuntungan tertentu atas dana tertentu.

 Pada umumnya investasi pada pasar keuangan (financial market) dibagi atas dua bagian yaitu Pasar modal (Capital market) dan Pasar Uang  (Money Market). Pembagian ini didasarkan atas instrumen keuangan atau surat berharga yang di perjualbelikan.   Pasar modal merupakan pasar untuk surat berharga jangka panjang seperti saham, obligasi, warrant, right, dan berbagai produk untuk surat berharga jangka panjang seperti Put and Call sedangkan Pasar Uang merupakan pasar untuk surat berharga jangka pendek seperti Sertifikat Bank Indonesia (SBI), Surat Berharga Pasar Uang ( SBPU ), Call Money, Treasury Bills, dll.
 
Pasar modal (Capital Market) adalah salah satu sarana untuk menghimpun sumber dana ekonomi dalam jangka panjang yang tersedia di perbankan dan masyarakat. Pasar Modal menyedian dua fungsi pokok bagi masyarakat yaitu fungsi ekonomi dan fungsi keuangan.
Dalam fungsi ekonominya pasar modal menyediakan saran untuk memindahkan dana dari pihak ketiga yang kelebihan dana (investor) kepada pihak yang memerlukan dana ( emiten ). Pihak yang kekurangan dana memperolah dana dengan cara menjual sebahagian dari kepemilikannya dengan menerbitkan sekuritasnya, yang digunakan dalam pengembangan usahanya sedangkan yang kelebihan dana akan mendapatkan hasil dari dana yang di tanamkannya.
 
Dalam fungsi keuangannya pasar modal menyediakan dana yang diperlukan oleh para peminjam dana, dimana penyandang dana menyerahkan dana tersebut tanpa harus terlibat secara langsung dalam kepemilikan aktiva riil yang digunakan dalam kegiatan investasi tersebut.

Investor memiliki banyak pilihan dalam menginvestasikan dananya, namun dalam pembuatan keputusan investor harus mempertimbangkan faktor  – faktor yang akan mempengaruhi yang dibuat harus berdasrkan analisis dan perhitungan yang matang dalam berinvestasi.

 Investasi merupakan penundaan konsumsi pada saat ini dengan tujuan mendapatkan tingkat pengembalian (return) yang akan diterima dimasa yang akan datang. Investasi pada saham dianggap mempunyai tingkat resiko yang lebih besar dibandingkan dengan dengan alternatif investasi lain seperti obligasi, deposito dan tabungan. Investor maupun calon investor dapat memeperkirakan berapa tingkat pengembalian yang diharapkan (expected return) dan seberapa jauh kemungkinan hasil yang sebenarnya nanti akan menyimpang dari hasil yang diharapkan. Apabila kesempatan investasi mempunyai tingkat resiko yang lebih tinggi, maka
investor akan mengisyaratkan tingkat keuntungan yang lebih tinggi pula, dengan kata lain, semakin tinggi resiko suatu kesempatan investasi maka akan semakin tinggi pula tingkat keuntungan (return)  yang diisyaratkan oleh investor dalam menanamkan sahamnya.
 
Saham memiliki resiko paling tinggi di antara semua jenis instrumen. Investor bisa kehilangan semua modalnya apabila emiten bangkrut. Namun kejadian bangkrutnya emiten jarang terjadi, Investor selalu mencari alternatif  lain yang memberikan return yang tinggi dengan tingkat resiko tertentu, untuk melakukan investasi dalam bentuk saham diperlukan analisis untuk mengukur nilai saham , yaitu analisis Fundamental.  

Rumusan Masalah 

 Berdasarkan latar belakang masalah penelitian yang telah di uraikan di atas maka perumusan masalah penulis simpulkan untuk dijadikan sebagai bahan kajian dalam penelitian ini adalah :
1.  Apakah ada pengaruh Earning Per Share  terhadap tingkat pembelian saham perbankan BUMN ?
2.  Apakah ada pengaruh Net Interest Margin  terhadap tingkat pembelian saham perbankan BUMN ?
3.  Apakah ada pengaruh  Return On Asset    terhadap tingkat pembelian saham perbankan BUMN ?
4.  Apakah ada pengaruh  Price Book Value  terhadap tingkat pembelian saham perbankan BUMN ? 

Tujuan Penelitian  

Adapun tujuan dari penelitian ini adalah :
1.  Untuk mengetahui seberapa besar pengaruh  Earning Per Share terhadap tingkat pembelian saham perbankan BUMN.
2.  Untuk mengetahui seberapa besar pengaruh  Net Interest Margin terhadap tingkat pembelian saham perbankan BUMN.
3.  Untuk mengetahui seberapa besar pengaruh Return On Asset terhadap tingkat pembelian saham perbankan BUMN.
4.  Untuk mengetahui seberapa besar pengaruh  Price Book Value  terhadap tingkat pembelian saham perbankan BUMN. 

Manfaat Penelitian  

Sejalan dengan tujuan dari penelitian ini, maka kegunaan yang diperoleh dari penelitian ini dapat diuraikan sebagai berikut:
1.  Bagi Emiten 
Hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai salah satu dasar pertimbangan di dalam pengambilan keputusan dalam bidang keuangan terutama dalam rangka memaksimumkan kinerja perusahaan dan pemegang saham, sehingga saham perusahaan – perusahaan BUMN dapat terus bertahan dan mempunyai return yang besar.
  2.  Bagi Investor  
Hasil Penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai sumber informasi untuk bahan pertimbangan didalam pengambilan keputusan investasi saham perusahaan manufaktur di Bursa Efek Indonesia (BEI).
3.  Bagi Akademis 
Hasil Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan atau referensi untuk penelitian selanjutnya.
 4.  Bagi penulis 
Menambah wawasan pengetahuan tentang faktor   fundamental yang mempengaruhi saham perbankan BUMN.

 Full Credit: Wahyu Ario Pratomo