Tampilkan postingan dengan label Kriptografi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kriptografi. Tampilkan semua postingan

Perancangan Aplikasi Pembelajaran Kriptografi Kunci Publik Elgamal Untuk Mahasiswa

Latar Belakang
Dalam kehidupan sehari-hari manusia banyak bergantung pada teknologi informasi, baik dari hal kecil hingga ke permasalahan yang rumit. Contoh teknologi informasi dalam kehidupan sehari-hari yaitu  ATM, Internet Banking, Mobile Banking, Email, SMS, MMS, Chatting dan sebagainya (Ariyus, 2008). Kemajuan teknologi informasi memberikan banyak keuntungan bagi kehidupan manusia. Tetapi keuntungan yang ditawarkan oleh teknologi informasi juga menimbulkan kejahatan seperti pencurian data. Sehingga  perkembangan ilmu  untuk mengamankan data semakin ditingkatkan agar pengguna teknologi selalu merasa aman. Berbagai cara dilakukan untuk menjaga keamanan data tersebut. Salah satunya dengan menyandikan data menjadi suatu kode-kode yang tidak dimengerti, sehingga apabila disadap akan kesulitan untuk
mengetahui informasi yang sebenarnya.  

Metode penyandian yang pertama kali dibuat masih menggunakan metode algoritma rahasia. Metode ini menumpukan pada kerahasiaan algoritma yang digunakan. Namun metode ini tidak efisien saat harus digunakan untuk berkomunikasi dengan banyak orang. Oleh karena itu, seseorang harus membuat algoritma baru apabila akan bertukar informasi rahasia dengan orang lain. Karena penggunanya merasa tidak efisien maka algoritma rahasia mulai ditinggalkan dan dikenalkan suatu metode baru yang disebut dengan algoritma kunci. Metode ini tidak menumpukan keamanan pada algoritmanya, tetapi pada kerahasiaan kunci yang digunakan pada proses peyandiannya. Algoritmanya dapat diketahui dan dipelajari oleh siapapun. Metode algoritma kunci mempunyai tingkat efisiensi dan keamanan yang lebih baik dibandingkan dengan algoritma rahasia. Algoritma kunci yang dikenal dengan kriptografi telah melingkupi aspek kehidupan manusia saat ini. Begitu pentingnyakriptografi, saat berbicara tentang keamanan komputer orang tidak bisa
memisahkannya dengan kriptografi (Munir, 2006).

Kriptografi sangat penting untuk dipelajari. Saat ini pembelajaran pun mulai dikemas secara lebih praktis dan menarik melalui media komputer karena komputer mampu menampilkan teks,  warna, suara, video, gerak, gambar serta mampu menampilkan kepintaran yang dapat menyajikan proses interaktif. Menurut Suyadi (2008), media komputer dimanfaatkan dalam pembelajaran karena memberikan keuntungan-keuntungan yang tidak dimiliki oleh media pembelajaran lainnya yaitu kemampuan komputer untuk berinteraksi secara individu dengan mahasiswa. Model  pembelajaran   yang   diterapkan   dalam   pembelajaran berbantuan komputer secara  umum   dapat   diklasifikasikan  menjadi   empat model,   yaitu   : 1)  tutorial,   2)  drill  and   practice, 3)  simulation, dan 4)   problem-solving.   Dalam   model   1 dan   2, komputer berperan   sebagai   pengajar,   sedangkan model 3 dan 4, untuk mengembangkan penggunaan   kemampuan   memecahkan   masalah   melalui  pendekatan  discovery atau exploratory. Beberapa hasil penelitian menyatakan bahwa pembelajaran ini dapat meningkatkan motifasi belajar, media pembelajaran yang efektif, tidak adanya batas ruang dan waktu belajar.

Pada perkuliahan komputer, kriptografi menjadi salah satu mata kuliah yang diajarkan. Pembelajaran kriptografi menjadi sangat penting bagi mahasiswa komputer agar mengetahui cara-cara mengamankan data. Oleh karena itu penulis akan membuat aplikasi pembelajaran bagi mahasiswa khususnya pembelajaran kriptografi kunci publik ElGamal.

Algoritma ElGamal merupakan salah satu dari algoritma kunci. Algoritma ini dikembangkan pertama kali oleh Taher ElGamal pada tahun 1985. Sampai saat ini, algoritma ElGamal masih dipercaya sebagai metode penyandian, seperti aplikasi PGP dan GnuPG yang dapat digunakan untuk pengamanan e-mail dan tanda tangan digital. Pada tahun 1994 pemerintah Amerika Serikat mengadopsi Digital Signature Standard, sebuah mekanisme penyandian yang berdasar pada algoritma ElGamal  (Massandy, 2009). 

Rumusan Masalah
Pada perkuliahan komputer, kriptografi menjadi salah satu mata kuliah yang
diajarkan. Pembelajaran kriptografi menjadi sangat penting bagi mahasiswa komputer
agar mengetahui cara-cara  mengamankan data. Untuk mengatasi hal tersebut,
diperlukan pembelajaran tentang pengamanan data yaitu menggunakan metode kriptografi kunci publik ElGamal.

  Batasan Masalah
 

Agar tulisan ini tidak menyimpang dari ruang lingkup pembahasan, diperlukan batasan masalah sebagai berikut :
 1.  Algoritma yang dipakai adalah Algoritma ElGamal dan Fast Exponensial.
2.  Bahasa pemrograman yang digunakan adalah Microsoft Visual Studio 2008.
3.  Hasil dekripsi berupa numerik (angka).
4.  Pesan yang di enkripsi berupa karakter ASCII.
5.  Untuk P harus menggunakan bilangan prima besar.

 Tujuan Penelitian
 

Tujuan dari penulisan skripsi ini adalah :
 1. Agar dapat menentukan private key dan public key algoritma ElGamal.
2. Agar dapat mengetahui proses enkripsi dan dekripsi menggunakan algoritma ElGamal.
3. Membangun sebuah  aplikasi  pembelajaran  kriptografi menggunakan algoritma ElGamal dan Fast Exponensial. 

Manfaat Penelitian
Manfaat penelitian ini adalah :
 1. Aplikasinya dapat digunakan sebagai alat bantu untuk mempelajari kriptografi ElGamal.
2. Dapat mengetahui proses enkripsi dan dekripsi ElGamal.
3. Menambah ilmu pengetahuan serta menjadi bahan referensi dan perbandingan untuk penelitian yang berkaitan dengan pengggunaan kriptografi kunci publik ElGamal.
 
Full Credit: Anandia Zelvina

Analisis Dan Implementasi Keamanan E-Mail Menggunakan Algoritma RSA Sebagai Enkripsi Dan Dekripsi Pada Mozilla Thunderbird

 Latar Belakang

Dewasa ini penggunaan  teknologi internet di dunia sudah berkembang pesat. Semua kalangan  telah menikmati internet. Dengan terjadinya perkembangan zaman, teknologi  juga mengalami perkembangan yang sangat pesat.

Salah satu aplikasi internet yang banyak digunakan adalah pengiriman pesan secara elektronik, yang disebut  e-mail.  E-mail  digunakan sejak awal terbentuknya internet pada tahun 1969 dan  e-mail  merupakan aplikasi yang ada pada saat awal terbentuknya internet. Penggunaan e-mail juga sudah semakin pesat, e-mail digunakan untuk mengirimkan suatu informasi yang cepat dan efisien. 

Seiring dengan berjalannya waktu, pengiriman pesan melalui e-mail menjadi salah satu hal yang penting. Namun ada beberapa ancaman yang kita tidak tahu pada saat menggunakan e-mail seperti penyadapan isi e-mail, merubah isi e-mail oleh orang yang tidak berkepentingan dan menjadikan  e-mail  itu tidak asli lagi. Karena adanya ancaman keamanan pada  e-mail, para ahli kriptografi membuat suatu sistem yang digunakan untuk menjaga keamanan, kerahasian, dan keaslian dari suatu pesan dengan menggunakan algoritma RSA.

Algoritma RSA  dibuat oleh 3 orang peneliti dari MIT (Massachussets Institute of Technology) pada tahun 1976, yang terdiri dari Ron Rivest, Adi Shamir, dan Leonard Adleman.  Keamanan algoritma RSA terletak pada sulitnyamemfaktorkan bilangan yang besar menjadi faktor-faktor prima.  Pemfaktoran dilakukan untuk memperoleh kunci pribadi.

Melihat permasalahan diatas, maka penulis tertarik untuk menganalisis dan mengimplemetasikan sistem keamanan  e-mail  dengan menggunakan algoritma RSA sebagai enkripsi dan dekripsi pada Thunderbird. 

 Rumusan Masalah
 

Masalah yang akan dibahas di dalam penelitian ini adalah : 
1. Menganalisis keamanan e-mail dengan algoritma RSA pada Thunderbird.
2. Membangun  add-on  keamanan  e-mail  menggunakan  algoritma RSA pada Thunderbird.

  Batasan Masalah
 

Agar pembahasan penelitian ini tidak menyimpang dari apa yang telah  dirumuskan, maka diperlukan batasan-batasan. Batasan-batasan dalam penelitian ini adalah:
1. Pembahasan hanya pada pengimplementasian dan proses kerja  enkripsi dan dekripsi pada e-mail.
2. Sistem dibangun dengan Javascript.
 
 Tujuan Penelitian
Tujuan  penelitian ini adalah untuk membuat  add-on  enkripsi dan dekripsi pada Thunderbird agar  e-mail menjadi lebih aman. 

Manfaat Penelitian
Manfaat penelitian  ini memberikan keamanan bagi user pada penggunaan e-mail agar orang yang tidak berhak tidak bisa membaca informasi yang ada pada e-mail tersebut.
 
Full credit: Muhammad Januar Rambe